Entah angin apa yang membuat gw ngidam bakso selepas teraweh malem ke-20 Ramadhan 1429H. Sekalian ngasih makan belalang (honda kharisma) tempur, sekarang giliran sang ksatria bodong buncit menyusuri jalan Dipati Ukur untuk mengendus gumpalan daging berkuah. Akhirnya gw menemukan Tenda Bakso Melintang. Dengan 8500 perak, gw memesan Bakso Melintang Komplit yang isinya sebuah bakso melintang, sebuah bakso bulat, sebuah bakso tahu kuning, sebuah bakso tahu putih, dua buah pangsit kuah, sebuah pangsit kuah goreng, dan sebuah pangsit goreng. Rasanya cukup gurih. Makanan berkuah emang asoy disantap untuk menghangatkan badan di dinginnya malam. Untuk makanan ini gw memberi nilai 6,83 dari 10. Di tenda ini tersedia pula nasi tim dan ragam Yamin. Salah satu incaran gw di wisata kuliner berikutnya adalah Yamin Blackpepper tenda ini.
